kan kuceritakan tentang temanku lesti
lesti pendiam, nggak cerewet, tapi sebetulnya hangat dan care sama orang, sama sopirnya, sama pembantunya, sama siapa saja ::: dia cantik dan nggak neko-neko ::: tapi kalau lagi berdua kami nakal ::: diam2 nggambarin buku tulis cowok jagoan yang bandel ::: ngiket tas teman dalam laci ::: kami bisa omong terbuka tentang apa saja termasuk rahasia keluarga ::: ketika kami kelas3 smp dia cerita sesuatu yang menurutku indah, yaitu kalo ayahnya lagi pingin maka bilang ke istrinya, "jeng, nyuwun..." (adinda, minta) ::: lesti tau karena nguping, dan ketikakepergok dia dijewer penuh mesra oleh ibunya, dengan pesan "sampai saatnya nanti kamu akan tahu lesti..." ::: tapi rupanya lesti lebih dini tahu ::: kami punya kertas rahasia buat surat2an ::: setelah kebaca langsung masuk tas soalnya kalo diremas lalu dibuang akan ketahuan orang :::
lesti dapat cowok yang baik, lebih dewasa dan pengertian ::: mereka menikah saat masih kuliah, masih umur 21 karena lesti bobol, pregnant duluan :::: yang pasti mereka itu saling mencinta, jarang cekcok parah :: pada tahun yang sama, ketika melahirkan itu si lesti meninggal bersama bayinya ::: ada satu hal yang gak pernah dia ceritain ke aku, ternyata dia punya masalah kesehatan antara lain jantung dan apa gitu :::: dulu sih setahuku dia sehat, bisa nakal bareng-bareng, manjat pohon rambutan dikebunku pake tangga
aku kehilangan lesti, kehilangan sahabat tempat bertukar surat dan pengakuan dan gosip ::: ah kalau saja kamu jga baca blogku lesti ::: aku ingin menjadikan blog ini sebagai semacam kertas-kertas rahasia kita tapi dengan lebih banyak orang yang tak kukena secara personal :::


1 Comments:
At 11:40 AM,
Anonymous said…
hei lin...aku jg sering miss some1 like you often feel.sedih bgt ya rasanya klo ada temen yg meninggal...hehhh...
Post a Comment
<< Home